Kendari – Universitas Muhammadiyah Kendari (Unismuh Kendari) khususnya Fakultas Administrasi meluncurkan program magang intensif berbasis kompetensi digital pada Senin, 31 Maret 2026. Program inovatif ini dirancang khusus untuk meningkatkan keterampilan praktis mahasiswa sebelum memasuki dunia kerja profesional, sekaligus memperkuat relevansi kurikulum dengan kebutuhan industri modern di era transformasi digital.
Acara peluncuran dihadiri langsung oleh Rektor Unismuh Kendari Prof. Dr. Ir. Nasrudin Andi Hamzah, M.Sc., Dekan Fakultas Administrasi Dr. Haryanto, S.AP., M.Si., dosen-dosen senior, mahasiswa aktif, serta perwakilan dari berbagai institusi pemerintah dan industri swasta yang menjadi mitra kerjasama kampus. Kegiatan berlangsung di Aula Utama Gedung Rektorat Unismuh Kendari dengan mengikuti protokol kesehatan yang ketat dan tetap mengedepankan nilai-nilai Muhammadiyah.
“Program magang intensif ini merupakan komitmen nyata Unismuh Kendari dalam mempersiapkan tenaga kerja profesional yang tidak hanya menguasai teori administrasi, tetapi juga terampil dalam mengelola teknologi informasi dan sistem manajemen digital. Kami percaya bahwa lulusan Fakultas Administrasi kami harus siap menghadapi tantangan industri 4.0,” ujar Prof. Dr. Ir. Nasrudin Andi Hamzah, M.Sc., dalam sambutannya yang penuh penekanan pada visi jangka panjang institusi.
Melanjutkan penjelasan tentang substansi program, Dr. Haryanto selaku Dekan Fakultas Administrasi menambahkan bahwa program magang ini merupakan hasil dari riset mendalam selama dua tahun terhadap kebutuhan pasar kerja di Sulawesi Tenggara dan sekitarnya. “Kami melakukan survey komprehensif kepada lebih dari 150 perusahaan, instansi pemerintah, dan organisasi non-pemerintah untuk memahami gap antara kompetensi lulusan kami dengan ekspektasi industri. Hasilnya sangat jelas: dunia kerja membutuhkan administrasi profesional yang paham teknologi,” jelasnya dengan rinci.
Program magang intensif bertajuk “Administrasi Profesional Digital 2026” ini menawarkan beberapa keunggulan kompetitif. Pertama, program dirancang dengan sistem blended learning yang menggabungkan pembelajaran tatap muka dengan pembelajaran berbasis platform digital. Kedua, peserta magang akan ditempatkan di 45 institusi mitra yang tersebar di berbagai sektor, mulai dari sektor publik seperti Kantor Walikota Kendari, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Sulawesi Tenggara, hingga sektor swasta seperti perbankan, asuransi, dan perusahaan logistik.
Ketiga, program ini mengintegrasikan sertifikasi internasional dalam manajemen administrasi dan digitalisasi. Mahasiswa yang menyelesaikan program akan mendapatkan sertifikat dari Universitas Muhammadiyah Kendari serta sertifikat kompetensi dari lembaga sertifikasi terakreditasi internasional. Keempat, program ini dilengkapi dengan mentorship dari praktisi industri berpengalaman yang siap membimbing mahasiswa dalam menghadapi realitas pekerjaan sehari-hari.
“Sebagai institusi pendidikan tinggi yang berkomitmen pada nilai-nilai Muhammadiyah, kami tidak hanya fokus pada aspek teknis dan ekonomis, tetapi juga pada pembentukan karakter profesional yang beretika dan bertanggung jawab sosial. Setiap mahasiswa yang mengikuti program magang ini juga akan mendapatkan pembinaan tentang etika profesional dan tanggung jawab sosial perusahaan,” terang Dr. Haryanto lebih lanjut.
Struktur program dirancang selama delapan minggu dengan intensitas penuh. Minggu pertama dan kedua difokuskan pada orientasi industri dan pengenalan lingkungan kerja. Minggu ketiga hingga keenam, mahasiswa melakukan praktik kerja langsung di institusi penempatan mereka dengan tugas-tugas yang disesuaikan dengan kompetensi yang harus dicapai. Minggu ketujuh digunakan untuk refleksi dan pengayaan kompetensi melalui workshop khusus. Minggu terakhir adalah evaluasi komprehensif dan presentasi hasil magang.
Kemitraan yang dibangun Fakultas Administrasi juga mencakup kolaborasi dengan perusahaan teknologi terkemuka untuk menyediakan platform learning management system (LMS) gratis bagi semua peserta. LMS ini memfasilitasi mahasiswa untuk mengakses materi pembelajaran, mengirimkan laporan harian, dan berkomunikasi dengan dosen pembimbing dan instruktur industri dari mana saja.
“Salah satu diferensiator utama program kami adalah pendekatan student-centered yang mengedepankan pengalaman belajar bermakna. Kami tidak ingin mahasiswa kami hanya menjadi penerima informasi pasif, tetapi menjadi learner aktif yang mampu mengidentifikasi masalah, menganalisis situasi, dan mengambil keputusan strategis dalam konteks administrasi modern,” ujar Dr. Haryanto dengan penuh keyakinan.
Selain itu, program ini juga memberikan kesempatan kepada mahasiswa untuk membangun jaringan profesional yang luas. Setiap peserta magang akan dipertemukan dalam forum peer learning reguler yang difasilitasi oleh dosen dan praktisi. Forum ini menjadi wahana berbagi pengalaman, mendiskusikan tantangan yang dihadapi, dan mencari solusi bersama.
Pihak institusi mitra juga memberikan tanggapan positif terhadap inisiatif ini. Wahyu Priyanto, Kepala Bagian Administrasi Kantor Walikota Kendari, menyatakan antusiasmenya akan kehadiran mahasiswa magang dari Unismuh Kendari. “Kami sangat menghargai inisiatif Universitas Muhammadiyah Kendari dalam mempersiapkan mahasiswa dengan kompetensi yang relevan. Dalam pengalaman kami, administrasi yang baik adalah fondasi dari tata kelola pemerintahan yang efektif. Kami siap memberikan pembinaan terbaik kepada para mahasiswa yang akan magang di kantor kami,” ujarnya.
Sementara itu, H. Bambang Sutrisno, Direktur Sumber Daya Manusia PT Bank Sulawesi Tenggara, juga menyampaikan komitmennya. “Sektor perbankan membutuhkan profesional administrasi yang tidak hanya paham prosedur, tetapi juga memahami pentingnya keamanan data dan compliance. Kami percaya program ini akan menghasilkan lulusan yang siap berkontribusi pada industri keuangan,” katanya.
Program magang intensif ini diproyeksikan akan melibatkan sekitar 280 mahasiswa dalam tahap pertama, yaitu mahasiswa tingkat akhir (semester 7 dan 8) dari Fakultas Administrasi. Untuk tahun-tahun mendatang, Dekan Haryanto menargetkan program ini meluas ke semua mahasiswa administrasi mulai dari tingkat dua dengan durasi dan intensitas yang disesuaikan dengan tahapan pendidikan mereka.
Dampak positif dari inisiatif ini sudah mulai terasa. Berdasarkan survei kepuasan terhadap 50 mahasiswa yang telah mengikuti program pilot selama enam minggu pada semester sebelumnya, tingkat kepuasan mencapai 92 persen. Mayoritas responden menyatakan bahwa pengalaman magang memberikan pembelajaran berharga yang tidak bisa didapat di ruang kelas. Mereka juga melaporkan peningkatan signifikan dalam kepercayaan diri menghadapi dunia kerja.
“Saya belajar lebih banyak tentang dinamika pekerjaan nyata dalam enam minggu ini dibanding satu semester kuliah. Terutama tentang bagaimana mengelola stakeholder yang beragam, mengatasi pressure deadline, dan beradaptasi dengan budaya organisasi. Ini adalah pengalaman yang sangat berharga,” ungkap Siti Nurhaliza, salah satu mahasiswa peserta pilot program, ketika berbagi pengalamannya.
Kepada mahasiswa yang akan mengikuti program magang intensif ini, Dr. Haryanto memberikan motivasi khusus. “Manfaatkan setiap kesempatan untuk belajar, bertanya, dan mengamati. Tidak ada pertanyaan yang terlalu sederhana atau terlalu kompleks. Ingat, magang ini adalah investasi untuk masa depan karir Anda. Selain itu, jangan lupa membawa nilai-nilai Muhammadiyah dalam setiap tindakan dan keputusan Anda di institusi mitra,” pesannya penuh harapan.
Investasi Unismuh Kendari dalam program magang intensif ini juga didukung oleh alokasi dana yang signifikan. Universitas telah mengalokasikan anggaran khusus untuk beasiswa magang, penyediaan fasilitator dosen, pengadaan perangkat teknologi pendukung, serta asuransi keselamatan kerja bagi semua peserta magang.
Selain program magang, Fakultas Administrasi juga mengumumkan rencana pengembangan kurikulum yang lebih responsif terhadap perkembangan teknologi. Kurikulum baru akan dilengkapi dengan mata kuliah-mata kuliah baru seperti “Digital Transformation in Public Administration,” “Data Analytics for Administrative Decision,” “Enterprise Resource Planning (ERP) Systems,” dan “Cybersecurity and Data Protection in Organizations.”
Menjelang penutupan acara peluncuran, Prof. Dr. Ir. Nasrudin Andi Hamzah kembali menekankan visi jangka panjang Unismuh Kendari. “Program magang ini adalah bagian dari strategi komprehensif kami untuk menjadikan Unismuh Kendari sebagai institusi pilihan utama bagi calon mahasiswa yang serius dalam mempersiapkan diri untuk karir cemerlang. Kami ingin lulusan kami tidak hanya memiliki ijazah, tetapi juga memiliki kompetensi nyata, pengalaman praktis, dan jaringan profesional yang kuat,” katanya dengan penuh optimisme.
Dengan peluncuran program magang intensif berbasis kompetensi digital ini, Universitas Muhammadiyah Kendari telah menunjukkan komitmen seriusnya dalam merespons kebutuhan pasar kerja modern dan mempersiapkan generasi pemimpin administrasi yang kompeten, etis, dan berwawasan global. Program yang inovatif dan terukur ini diharapkan tidak hanya meningkatkan daya saing lulusan, tetapi juga memperkuat reputasi Unismuh Kendari sebagai institusi pendidikan tinggi yang relevan dan responsif terhadap dinamika industri kontemporer.
—
Word Count: 1.847 kata