Universitas Muhammadiyah Kendari, melalui Fakultas Administrasi, menyelenggarakan serangkaian acara akademik prestisius pada hari Senin, 7 April 2026. Acara yang melibatkan berbagai stakeholder pemerintahan dan dunia bisnis ini bertujuan meningkatkan wawasan mahasiswa serta civitas akademika tentang tren transformasi digital dalam administrasi publik modern.
Latar Belakang Penyelenggaraan Acara
Dalam era digital yang terus berkembang pesat, kebutuhan akan pemahaman mendalam mengenai transformasi administrasi publik menjadi semakin krusial. Fakultas Administrasi Universitas Muhammadiyah Kendari merespons dinamika ini dengan mengorganisir tiga jenis kegiatan akademik secara serempak, yaitu seminar tatap muka, webinar interaktif, serta kuliah umum yang melibatkan para ahli dari berbagai bidang.
Penyelenggaraan acara ini merupakan bagian dari komitmen Fakultas Administrasi dalam mempersiapkan lulusan yang kompeten dan relevan dengan kebutuhan industri serta sektor publik. Dengan lokasi strategis di Kendari, sebagai ibu kota Provinsi Sulawesi Tenggara, universitas ini memiliki tanggung jawab khusus dalam mengembangkan sumber daya manusia yang mampu mendorong kemajuan administrasi publik di tingkat lokal maupun nasional.
“Kami percaya bahwa pendidikan administrasi publik harus selalu diperbarui sesuai dengan perkembangan zaman. Penyelenggaraan seminar, webinar, dan kuliah umum ini adalah wujud komitmen kami untuk memberikan pengetahuan terkini kepada mahasiswa,” ujar Dr. H. Muhammad Akbar, S.Sos., M.Si., Dekan Fakultas Administrasi Universitas Muhammadiyah Kendari, dalam sambutan pembukaan acara pada pukul 08.00 WITA.
Komponen dan Rangkaian Acara
Acara bertajuk “Transformasi Digital dalam Administrasi Publik: Tantangan, Strategi, dan Solusi Inovatif” ini diselenggarakan dalam tiga format berbeda untuk memaksimalkan jangkauan dan efektivitas pembelajaran.
### Seminar Tatap Muka
Seminar utama berlangsung di Aula Utama Fakultas Administrasi dengan menghadirkan lima pembicara utama yang merupakan para praktisi dan akademisi berpengalaman. Pembicara pertama adalah Drs. Bambang Suryanto, M.PA., seorang mantan Sekretaris Dinas Administrasi Pemerintah Provinsi Sulawesi Tenggara yang kini menjadi konsultan transformasi digital di Jakarta.
Dalam presentasinya yang berdurasi 90 menit, Suryanto membahas roadmap implementasi e-government di tingkat pemerintah daerah, dengan fokus pada studi kasus Sulawesi Tenggara. “Transformasi digital bukan sekadar tentang teknologi, tetapi juga tentang mengubah mindset dan budaya kerja seluruh aparatur pemerintah. Di Sulawesi Tenggara, kami telah mengalami perjalanan panjang dalam hal ini, dan masih banyak tantangan yang perlu dihadapi,” jelas Suryanto kepada ratusan mahasiswa yang memadati aula tersebut.
Pembicara kedua adalah Prof. Dr. Siti Nurhaliza, M.Si., seorang profesor administrasi publik dari Universitas Gadjah Mada yang memiliki keahlian khusus dalam tata kelola digital. Prof. Nurhaliza mempresentasikan studi komparatinya tentang implementasi teknologi blockchain dalam transparansi anggaran pemerintah di berbagai negara Asia.
“Teknologi blockchain membuka peluang besar untuk meningkatkan transparansi dan akuntabilitas dalam pengelolaan anggaran publik. Namun, adopsi teknologi ini juga memerlukan persiapan matang, termasuk infrastruktur teknologi informasi yang memadai dan sumber daya manusia yang terampil,” tutur Prof. Nurhaliza.
Selain itu, seminar juga menghadirkan Ir. Hendra Wijaya, M.Tech., seorang chief information officer dari Pemerintah Kota Kendari, yang berbagi pengalaman praktis dalam mengelola infrastruktur digital di tingkat kota. “Kendari sebagai ibu kota provinsi telah melakukan berbagai inisiatif transformasi digital, mulai dari smart city, e-health, hingga e-education. Kami berharap mahasiswa Universitas Muhammadiyah Kendari dapat menjadi bagian dari gerakan ini,” ujar Wijaya dengan penuh antusiasme.
### Webinar Internasional
Sebagai bagian dari komitmen internasionalisasi, Fakultas Administrasi juga menyelenggarakan webinar dengan pembicara internasional. Sesi webinar dimulai pukul 15.00 WITA dan menghadirkan Dr. Michael Chen, seorang pakar administrasi publik digital dari National University of Singapore.
Webinar yang bertajuk “Digital Governance in ASEAN: Best Practices and Lessons Learned” ini disiarkan langsung melalui platform Zoom dan dihadiri oleh lebih dari 500 peserta, tidak hanya dari Universitas Muhammadiyah Kendari, tetapi juga dari berbagai universitas lain di Indonesia.
“Kita melihat tren yang sangat menarik di kawasan ASEAN, di mana berbagai negara mulai mengadopsi teknologi digital untuk meningkatkan kualitas layanan publik. Namun, tingkat adopsi dan keberhasilan implementasi bervariasi tergantung pada konteks lokal masing-masing negara,” jelaskan Dr. Chen dalam bahasa Inggris yang lancar.
Webinar ini juga mencakup sesi tanya jawab interaktif di mana mahasiswa dapat langsung bertanya kepada pembicara internasional. Beberapa pertanyaan menyentuk topik-topik spesifik seperti cybersecurity dalam e-government, manajemen data besar (big data) dalam pengambilan keputusan publik, dan strategi mengatasi digital divide di daerah-daerah terpencil.
### Kuliah Umum
Untuk memperluas jangkauan, Fakultas Administrasi juga menyelenggarakan kuliah umum yang terbuka bagi masyarakat luas, tidak hanya mahasiswa. Kuliah umum ini disampaikan oleh Dr. Dedi Ridho, S.AP., M.A.P., seorang akademisi dari Universitas Padjadjaran yang memiliki penelitian ekstensif tentang administrasi digital dan kepuasan pelanggan layanan publik.
“Salah satu indikator keberhasilan transformasi digital dalam administrasi publik adalah meningkatnya kepuasan masyarakat terhadap layanan yang diberikan. Kami telah melakukan survei di berbagai kota besar di Indonesia, dan hasilnya menunjukkan bahwa ada korelasi positif antara implementasi layanan digital dan tingkat kepuasan masyarakat,” papar Dr. Ridho.
Kuliah umum yang berlangsung pada pukul 13.00 WITA ini dihadiri oleh tidak hanya mahasiswa dan dosen, tetapi juga aparatur sipil negara dari berbagai instansi pemerintah di Kendari, termasuk Bappedalitbang Kota Kendari dan Dinas Komunikasi dan Informatika Provinsi Sulawesi Tenggara.
Respons dan Keterlibatan Stakeholder
Antusiasme yang ditunjukkan oleh berbagai pihak dalam kegiatan ini menunjukkan relevansi tinggi dari tema yang diangkat. Pemerintah Provinsi Sulawesi Tenggara, yang diwakili oleh Ir. Rudiman, S.T., Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Provinsi, memberikan dukungan penuh terhadap acara ini.
“Transformasi digital bukan lagi pilihan, tetapi kebutuhan. Pemerintah Provinsi Sulawesi Tenggara sangat menghargai inisiatif Universitas Muhammadiyah Kendari dalam menyelenggarakan kegiatan akademik seperti ini. Kami berharap mahasiswa-mahasiswa yang belajar di sini dapat menjadi pioneer dalam implementasi transformasi digital di berbagai instansi pemerintah,” kata Rudiman.
Selain itu, Asosiasi Profesional Administrasi Indonesia (ASPAI) juga menunjukkan apresiasi dengan menugaskan dua anggotanya sebagai co-facilitator dalam diskusi panel yang berlangsung setelah presentasi para pembicara utama.
Dampak dan Tujuan Jangka Panjang
Dekan Fakultas Administrasi, Dr. Muhammad Akbar, menekankan bahwa penyelenggaraan acara ini bukan sekadar formalitas akademik, tetapi memiliki tujuan konkret jangka panjang.
“Kami ingin mahasiswa kami tidak hanya memahami teori administrasi publik digital, tetapi juga dapat mengaplikasikannya dalam praktik. Oleh karena itu, kami telah menyiapkan program magang khusus dan kerjasama penelitian dengan berbagai instansi pemerintah di Kendari dan Provinsi Sulawesi Tenggara,” jelas Dr. Akbar.
Lebih lanjut, ia mengungkapkan rencana Fakultas Administrasi untuk mengembangkan program mata kuliah khusus tentang e-government dan digital governance. “Dalam tahun akademik 2026-2027, kami akan meluncurkan program minor dalam Digital Administration yang dapat diambil oleh mahasiswa dari berbagai program studi di lingkungan Universitas Muhammadiyah Kendari,” tambahnya.
Program ini juga akan mencakup sertifikasi profesional yang diakui secara nasional, sehingga mahasiswa yang lulus akan memiliki kredibilitas lebih tinggi di pasar kerja. Kerjasama dalam hal ini telah dijalin dengan Lembaga Administrasi Negara (LAN) dan berbagai organisasi profesional lainnya.
Testimoni Mahasiswa
Beberapa mahasiswa Fakultas Administrasi yang hadir dalam acara ini mengungkapkan manfaat yang mereka dapatkan. Siti Rahma, mahasiswa semester enam dari Program Studi Administrasi Negara, mengatakan bahwa acara ini membuka wawasan barunya tentang karir di bidang administrasi digital.
“Sebelumnya, saya kurang menyadari betapa pentingnya pemahaman tentang teknologi digital bagi seorang administrator publik. Seminar dan webinar hari ini menunjukkan bahwa masa depan administrasi publik sangat tergantung pada kemampuan untuk mengintegrasikan teknologi dengan kebijakan publik yang tepat,” ujar Siti.
Sementara itu, Budi Santoso, mahasiswa semester delapan dari Program Studi Administrasi Negara, mengapresiasi kesempatan untuk berinteraksi langsung dengan para ahli dan praktisi.
“Pertanyaan yang saya ajukan kepada Dr. Chen tentang strategi mengatasi resistansi dari pegawai lama dalam proses transformasi digital mendapat jawaban yang sangat praktis dan bermanfaat. Ini adalah pengalaman belajar yang tidak akan saya dapatkan hanya dari buku atau kuliah biasa,” katanya dengan antusias.
Penutup
Penyelenggaraan seminar, webinar, dan kuliah umum di Fakultas Administrasi Universitas Muhammadiyah Kendari pada 7 April 2026 merupakan milestone penting dalam pengembangan program akademik yang responsif terhadap perkembangan zaman. Dengan menghadirkan pembicara-pembicara berkualitas dari berbagai latar belakang, baik akademis maupun praktisi, acara ini telah memberikan kontribusi signifikan terhadap peningkatan kompetensi mahasiswa.
Lebih dari itu, acara ini juga memperkuat posisi Universitas Muhammadiyah Kendari sebagai lembaga pendidikan yang serius dalam mempersiapkan lulusan yang siap menghadapi tantangan administrasi publik modern. Dengan adanya rencana pengembangan program lebih lanjut dan kerjasama yang lebih erat dengan berbagai stakeholder, diharapkan Fakultas Administrasi dapat terus berkontribusi dalam pembangunan kapasitas administrasi publik di tingkat regional maupun nasional.
Fakultas Administrasi telah menunjukkan komitmennya untuk terus berinovasi dalam hal pembelajaran dan pengembangan kurikulum. Dengan momentum ini, diharapkan mahasiswa Universitas Muhammadiyah Kendari dapat menjadi agen perubahan yang membawa transformasi digital ke berbagai institusi publik di masa depan. Ke depannya, acara-acara sejenis diharapkan dapat terus diselenggarakan secara berkala, dengan tema-tema yang semakin spesifik dan mendalam, sehingga kontribusi akademik terhadap pembangunan administrasi publik nasional semakin terasa.