Kendari – Universitas Muhammadiyah Kendari (Unmuh Kendari) terus mengakselerasi pengembangan infrastruktur kampus untuk meningkatkan kualitas layanan pendidikan. Salah satu upaya nyata adalah pembangunan gedung baru di Fakultas Administrasi yang telah mencapai tahap konstruksi lanjut dan direncanakan akan beroperasional pada semester gasal tahun akademik 2026/2027.
Proyek pembangunan ini menjadi bagian integral dari visi jangka panjang institusi dalam menciptakan lingkungan belajar yang modern, inklusif, dan mendukung proses pembelajaran mahasiswa. Dengan investasi mencapai miliaran rupiah, gedung baru seluas 5.200 meter persegi ini diharapkan menjadi pusat kegiatan akademik yang lebih efisien bagi Fakultas Administrasi, salah satu fakultas terbesar dan paling diminati di Unmuh Kendari.
Latar Belakang Pembangunan: Respons terhadap Perkembangan Kebutuhan Akademik
Keputusan untuk membangun fasilitas baru di Fakultas Administrasi tidak muncul begitu saja. Berdasarkan evaluasi akademik selama lima tahun terakhir, pimpinan universitas menemukan bahwa gedung-gedung yang ada saat ini tidak lagi mampu mengakomodasi pertumbuhan jumlah mahasiswa yang signifikan. Fakultas Administrasi, yang menaungi Program Studi Manajemen dan Administrasi Pemerintahan, telah mengalami peningkatan peminat hingga 35 persen sejak tahun 2021.
“Kami memiliki 2.847 mahasiswa aktif di Fakultas Administrasi saat ini, padahal ruang kelas dan laboratorium yang ada hanya dirancang untuk menampung maksimal 2.000 mahasiswa dengan standar kenyamanan internasional,” ungkap Dr. Hermawan Syaiful, Dekan Fakultas Administrasi Unmuh Kendari, saat diwawancarai di ruang kerjanya pada Senin, 7 April 2026.
Selain itu, adanya tuntutan akreditasi internasional memaksa institusi untuk menyediakan fasilitas penunjang pembelajaran yang lebih modern. Program Studi Manajemen, misalnya, telah menargetkan untuk mendapatkan sertifikasi AACSB (Association to Advance Collegiate Schools of Business) dalam tiga tahun ke depan, yang tentu memerlukan infrastruktur pendukung yang adequate.
Kondisi ruang kerja dosen yang sebelumnya tersebar di dua gedung terpisah juga menjadi hambatan kolaborasi penelitian dan pengembangan kurikulum. Ketua Program Studi Administrasi Pemerintahan, Dra. Sulistyowati, M.Si., mengakui kesulitan koordinasi antarpeneliti dan tim pengembang kurikulum karena fasilitas yang tidak terintegrasi.
Detail Proyek Pembangunan: Spesifikasi dan Fitur Unggulan
Gedung baru Fakultas Administrasi dirancang oleh firma arsitektur terkemuka dari Makassar dengan mempertimbangkan aspek keberlanjutan lingkungan dan aksesibilitas universal. Struktur bangunan berlantai lima ini akan dilengkapi dengan berbagai fasilitas modern yang tidak hanya mendukung pembelajaran akademik tetapi juga pengembangan soft skills mahasiswa.
Lantai pertama akan menjadi zone publik dengan ruang seminar berkapasitas 300 orang yang dilengkapi sistem audio-visual terkini, lobby interaktif dengan digital signage, serta kafe akademik untuk informal discussion antar mahasiswa dan dosen. Area ini juga menyediakan akses ramp dan lift khusus untuk memastikan aksesibilitas bagi pengguna dengan kebutuhan khusus.
Lantai kedua dan ketiga dialokasikan untuk ruang-ruang kelas dengan kapasitas bervariasi mulai dari 30 hingga 120 mahasiswa. Setiap ruang kelas dirancang dengan sistem climate control terbaru dan dilengkapi proyektor dan smart board untuk mendukung pembelajaran hybrid yang semakin relevan pasca-pandemi. Total tersedia 16 ruang kelas baru yang akan mengatasi defisit kapasitas yang selama ini dialami.
“Kami juga menambahkan empat ruang laboratorium komputer dan satu laboratorium business simulation yang sangat dibutuhkan untuk program studi kami. Fasilitas ini akan digunakan untuk praktikum manajemen sumber daya manusia, analisis data, dan simulasi bisnis tingkat lanjut,” jelas Dr. Hermawan, menunjukkan blueprint fasilitas tersebut.
Lantai keempat menjadi zona khusus kantor dekan, wakil dekan, ketua program studi, dan ruang-ruang kerja dosen. Desain open office ini memudahkan komunikasi dan kolaborasi antarunit. Tersedia pula ruang meeting dengan kapasitas 20-40 orang yang dapat disewa oleh mahasiswa untuk diskusi kelompok atau kegiatan organisasi.
Lantai kelima adalah ruang perpustakaan khusus dengan koleksi lebih dari 15.000 judul buku dan jurnal digital yang terintegrasi dengan sistem perpustakaan pusat universitas. Ruang baca terbuka dengan pemandangan kota Kendari dari lantai atas ini didesain untuk memberikan suasana belajar yang produktif dan inspiratif.
Aspek sustainability juga menjadi fokus utama. Gedung dilengkapi panel surya dengan kapasitas 50 kilowatt untuk mengurangi ketergantungan terhadap sumber energi konvensional. Sistem pengelolaan air hujan dan waste management yang ramah lingkungan juga diintegrasikan ke dalam desain bangunan.
Perjalanan Proyek: Dari Perencanaan hingga Tahap Konstruksi
Proses pembangunan ini dimulai dari rapat senat universitas pada Oktober 2023 yang memutuskan untuk mengalokasikan dana pembangunan infrastruktur. Rektor Unmuh Kendari, Prof. Dr. Muhammad Basir, M.Si., memimpin langsung tim task force untuk mempercepat realisasi proyek ini.
“Kami memahami bahwa investasi pada infrastruktur adalah investasi pada masa depan institusi. Mahasiswa kami berhak mendapatkan fasilitas belajar yang berkualitas, setara dengan universitas-universitas terkemuka di Indonesia,” ujar Prof. Basir dalam pidato pembukaan groundbreaking ceremony pada 15 Mei 2024 lalu.
Setelah melalui proses tender yang ketat melibatkan tiga konsultan independen, pekerjaan konstruksi resmi dimulai pada 1 Juni 2024 dengan melibatkan kontraktor utama PT Bangun Sejahtera Indonesia, perusahaan konstruksi berpengalaman yang telah menangani proyek-proyek infrastruktur pendidikan di Sulawesi Tenggara selama 12 tahun.
Hingga pertengahan April 2026, proyek telah mencapai 87 persen penyelesaian. Pekerjaan struktur bangunan telah selesai 100 persen, begitu pula dengan instalasi MEP (mechanical, electrical, plumbing) yang telah mencapai 95 persen. Saat ini sedang berlangsung tahap finishing yang mencakup pengecatan, pemasangan lantai keramik, dan perakitan furniture dan peralatan pembelajaran.
Kepala Proyek PT Bangun Sejahtera Indonesia, Ir. Bambang Suryanto, mengkonfirmasi bahwa timeline tetap pada jalur yang benar. “Kami menargetkan handover final pada 30 Mei 2026, sehingga masih ada waktu untuk testing sistem dan training pengguna sebelum kampus dimulai pada Agustus 2026,” jelasnya saat tinjau lapangan pada Kamis, 8 April 2026.
Biaya pembangunan yang awalnya dijadwalkan 42 miliar rupiah berhasil dioptimalkan menjadi 38,5 miliar rupiah melalui efisiensi pengadaan material dan optimasi desain yang dilakukan bersama tim arsitektur. Dana ini berasal dari kombinasi anggaran operasional universitas dan pinjaman dari beberapa bank kemitraan pendidikan.
Dampak dan Manfaat yang Diharapkan
Penyelesaian gedung baru Fakultas Administrasi akan membawa perubahan signifikan bagi ekosistem akademik Unmuh Kendari. Pertama, peningkatan kapasitas belajar akan memungkinkan universitas untuk menerima calon mahasiswa yang lebih banyak tanpa mengorbankan kualitas pembelajaran. Dengan ruang kelas yang adequate, rasio mahasiswa per dosen diharapkan turun dari rata-rata 1:45 menjadi 1:35, standar yang jauh lebih baik untuk pembelajaran interaktif.
Kedua, hadirnya fasilitas laboratorium modern akan meningkatkan kualitas praktikum dan penelitian. Dosen dan mahasiswa dapat melakukan riset dengan peralatan terkini, yang pada gilirannya akan meningkatkan publikasi ilmiah dan inovasi dari Fakultas Administrasi.
“Dengan laboratorium business simulation baru, mahasiswa kami akan bisa mengalami langsung tantangan-tantangan manajemen dalam setting yang realistis sebelum terjun ke industri. Ini adalah competitive advantage yang signifikan,” ungkap Dr. Hermawan dengan antusiasme.
Ketiga, integrasi kantor dosen dan unit akademik dalam satu gedung akan meningkatkan efisiensi operasional dan kolaborasi antar program studi. Selama ini, koordinasi antar prodi sering terhambat karena kantor tersebar di lokasi berbeda.
Keempat, peningkatan fasilitas ini akan memberikan daya tarik lebih bagi calon mahasiswa dan orang tua mereka. Dalam kompetisi pendidikan tinggi yang semakin ketat, infrastruktur modern menjadi salah satu faktor penting dalam keputusan memilih universitas.
Kelima, pembangunan ini juga memberikan dampak ekonomi positif bagi masyarakat sekitar melalui penyerapan tenaga kerja konstruksi yang mencapai puncaknya 150 orang per harinya, serta peningkatan aktivitas perdagangan kecil dan menengah di sekitar kampus.
Komitmen Jangka Panjang: Rencana Infrastruktur Berikutnya
Gedung baru Fakultas Administrasi adalah bagian dari masterplan pembangunan infrastruktur Unmuh Kendari yang mencakup lima tahun ke depan. Dalam roadmap yang telah ditetapkan, akan ada pembangunan gedung sains dan teknologi, dormitory mahasiswa, serta expansion library digital pada 2027-2028.
“Kami ingin Unmuh Kendari menjadi pilihan utama pendidikan tinggi berkualitas di kawasan Sulawesi Tenggara. Investasi dalam infrastruktur adalah langkah konkret mewujudkan visi tersebut,” ungkap Wakil Rektor Bidang Sarana Prasarana dan Keuangan, Dr. Andi Wijaya, S.E., M.B.A.
Universitas juga telah membentuk tim berkelanjutan untuk memastikan perawatan dan optimalisasi penggunaan gedung baru setelah beroperasional. “Building management system yang terintegrasi akan memudahkan monitoring kondisi bangunan dan planning maintenance preventif sehingga fasilitas ini bisa bertahan optimal untuk dekade mendatang,” tambah Dr. Andi.
Penutup
Pembangunan gedung baru Fakultas Administrasi Universitas Muhammadiyah Kendari merupakan bukti nyata komitmen institusi terhadap peningkatan kualitas pendidikan dan fasilitas belajar mahasiswa. Dengan desain modern yang berkelanjutan dan dilengkapi fasilitas penunjang pembelajaran terkini, gedung ini diharapkan menjadi landmark akademik di kota Kendari.
Seiring dengan semakin dekatnya tanggal handover pada akhir Mei 2026, antusiasme sivitas akademika semakin tinggi. Para dosen sudah mulai merencanakan kegiatan pembelajaran baru yang memanfaatkan fasilitas laboratorium, sementara mahasiswa menantikan peningkatan kenyamanan dalam belajar.
Jika semua berjalan sesuai rencana, Universitas Muhammadiyah Kendari akan menambah satu aset infrastruktur berkualitas tinggi yang tidak hanya meningkatkan kapabilitas Fakultas Administrasi, tetapi juga mendorong peningkatan standar pendidikan tinggi secara keseluruhan di Kendari. Semoga investasi besar ini membawa manfaat jangka panjang bagi pengembangan SDM Indonesia melalui pendidikan berkualitas. (*)
—
Narasumber:
– Dr. Hermawan Syaiful, Dekan Fakultas Administrasi Unmuh Kendari
– Dra. Sulistyowati, M.Si., Ketua Program Studi Administrasi Pemerintahan
– Prof. Dr. Muhammad Basir, M.Si., Rektor Unmuh Kendari
– Dr. Andi Wijaya, S.E., M.B.A., Wakil Rektor Bidang Sarana Prasarana dan Keuangan
– Ir. Bambang Suryanto, Kepala Proyek PT Bangun Sejahtera Indonesia